Browsing Category

Wisata

Wisata

Mau ke Bali Lewat Darat Murah? Simak Infonya

Aktivitas vulkanik di Gunung Agung sejak Rabu pekan lalu membuat Bandara Internasional Gusti Ngurahrai memberlakukan sistem penutupan sementara. Beberapa jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan untuk memastikan keselamatan penumpang.

Namun, bukan berarti mengunjungi Pulau Dewata itu sulit. Wisatawan yang ingin mengunjungi daerah aman seperti Bali selatan yang belum terkena wabah dapat terus mengunjungi Bali. Salah satunya menggunakan jalur darat. Berikut beberapa tips bepergian dari Jakarta ke Bali.

 

Tips Bepergian Dari Jakarta Ke Bali Ala AliaMaharani.com

liburan bali

1. Naik kereta

Kereta api merupakan alat transportasi terpopuler yang dipilih wisatawan untuk mengurangi waktu tempuh. Ada beberapa opsi kereta untuk naik. Setelah memilih Stasiun Banyuwangi sebagai tujuan akhir, Anda bisa memilih dua rute: Jakarta-Surabaya-Banyuwangi atau Jakarta-Yogyakarta-Banyuwangi.

Jika Anda bepergian dengan budget minim, sebaiknya pilih rute Jakarta-Surabaya-Banyuwangi, karena biayanya tidak terlalu tinggi. Jika Anda bepergian dengan kereta api murah, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 160.000 rupiah di Banyuwangi.

Untuk melakukan ini, naik kereta Gaya Baru Malam dari Pasar Senen ke Stasiun Gubeng seharga 104.000 rupee. Kemudian bertemu di Stasiun Banyuwangi Baru seharga Rs 56.000.

Jika Anda ingin berkendara di Yogyakarta, Anda bisa naik kereta Progo yang berangkat pukul 22:40 dengan biaya Rs 140.000 ke Stasiun Lempuyangan. Kemudian naik kereta Shri Tanjung ke Banyuwangi dengan tarif 94 lakh.

Lihat Juga : Referensi Tempat Wisata di Alia Maharani

 

2. Naik Bus

Selain kereta, Anda juga bisa naik bus. Dengan bus dari Jakarta, Anda dapat melakukan perjalanan langsung ke tujuan Anda, yaitu Ketapang. Ongkosnya lebih mahal daripada ongkos kereta, yang biayanya sekitar 410 lakh. Anda bisa naik bus dari terminal Pulo Gebang dengan bus Pahala Kencana. Waktu tempuh ke Ketapang kurang lebih 22 jam 45 menit.

Jika Anda ingin naik bus langsung dari terminal Pulo Gadung ke terminal Mengwi di Bali, Anda bisa memilih dari berbagai jenis bus. Misalnya Lorena, Kramat Jati atau Tiara Mas. Harga tiket yang ditawarkan kurang lebih Rs 500.000.

Baca Juga : Tempat Wisata Bandung Selatan

 

3. Naik Feri

Saat memilih kereta atau bus ke Ketapang, satu-satunya cara menyeberangi selat dari Bali adalah dengan kapal feri. Kapal ini tersedia 24 jam sehari dan beroperasi 24 jam sehari.

Tarif untuk perorangan cukup murah, 6.500 rupee. Perjalanan menuju pelabuhan Gilimanuk memakan waktu sekitar 45 menit.

Baca Juga : Tempat Wisata Sentul Yang Lagi Hits

 

4. Naik Shuttle Bus ke Denpasar atau Mengwi.

Setibanya di pelabuhan Gilimanuk, ada banyak pilihan bus yang akan membawa Anda ke terminal Mengwi atau Ubung di utara Denpasar. Disarankan untuk memilih kendaraan dengan jok yang hampir penuh agar tidak macet dalam waktu yang lama. Waktu tempuh rata-rata adalah 3 sampai 4 jam. Biaya perjalanan dalam transportasi ini adalah Rs. Seribu.

Baca Juga : Lokasi Wisata Talaga Bodas Garut

 

 

Wisata

4 Important Things Before Choosing the Best Bali Wedding Venue

Marriage is an unforgettable sacred moment for the bride and groom to be in love. It only happens once in life, so it is only natural that many couples dream of having a dream wedding in a villa on the Island of the Gods. Before choosing a Bali wedding venue, there are a number of things to consider. Here’s the review.

 

Consider Important Things Before Choosing a Wedding Venue

the surga

  1. Owned Budget

It’s no secret that holding a wedding party certainly requires a lot of budget, especially if you want to hold it in a prestigious villa on the Island of the Gods. But that doesn’t mean you can’t get married that you’ve dreamed of for a long time, because getting married at Villa The Surga could be the right choice.

 

  1. Duration of Marriage

Having a wedding in a popular villa in Bali can be the right choice for a bride and groom who invites guests in large numbers. Because they can hold a wedding party for 3 to 4 hours without the need for time. Even within a few hours, guests can relax while enjoying the charm of Bali’s natural beauty.

Getting married in a villa also has other benefits, which are more practical and representative. Because the bride and groom don’t need to be confused about choosing the right decoration, choosing the catering menu, to the facilities needed for themselves and of course for their guests. Because all of these things have been carefully prepared by the wedding vendor.

 

  1. Facilities Provided

There is no need to rush in choosing the best Bali wedding venue, because you need to consider the facilities provided first. The more complete the facilities obtained, indirectly affects the amount of the budget that must be spent. However, the amount of funds is not a problem, as long as the wedding can take place as desired.

 

  1. Number of Invitations

It is no less important to note is the large number of invitations to be distributed. The more guests invited, then you have to make sure that your dream wedding venue can accommodate so many people at one time. But there is no need to worry, because Villa The Surga has several wedding venue options according to your needs.

Each available room is quite spacious, so that visitors still feel comfortable without the need to jostle with other invited guests. As a result, the wedding party could take place wisely, and everyone present could enjoy the procession in a relaxed manner. In other words, it would not hurt to choose The Surga as the best Bali wedding venue.

If you are looking for the best wedding venue in Bali, Villa The Surga can be the alternative. Not only does it offer natural views of the beach and mountains in one place, but the bride and groom are also spoiled with some of the best services for the success of their dream wedding.