Monthly Archives:

May 2021

Review

Sering Diabaikan, Berikut 5 Kebiasaan Sepele yang Bikin Gigi Berlubang

Mengalami kondisi gigi berlubang tentu membuat siapapun menjadi tidak nyaman, dan kerak kali dapat mengganggu aktivitas. Penyebab dari gigi berlubang ini adalah karena menumpuknya bakteri pada mulut, dan jika dibiarkan maka bakteri bisa memperbesar lubang pada gigi. Sebelum melakukan perawatan dentist di Jakarta , kenali beberapa kebiasan penyebab masalah ini.

 

Kebiasaan yang Menyebabkan Gigi Berlubang

gigi berlubang

  1. Jarang Gosok Gigi

Kenapa menyikat gigi secara teratur seringkali dicanangkan di sekolah sekolah ? Ini karena kebiasaan menyikat gigi menjadi salah satu upaya untuk menjaga gigi tetap sehat dan terhindar dari berbagai permasalahan, termasuk gigi berlubang. Sebaliknya, jarang menggosok gigi akan membuat sisa makanan menjadi menumpuk.

Dimana sisa makanan yang menumpuk tersebut akan membuat bakteri menjadi mudah berkembang di gigi, dan menghasilkan asam yang bisa mengakibatkan gigi menjadi berlubang. Oleh karena itu, penting untuk menyikat gigi secara rutin minimal 2 hingga 3 kali dalam sehari. Dan sangat penting untuk menggosok gigi sebelum tidur.

  1. Cara Sikat Gigi yang Salah

Nyatanya, cukup banyak pasien dentist Jakarta yang sudah rajin menggosok gigi namun tetap mengalami masalah gigi berlubang. Setelah diusut lebih dalam, ternyata hal ini terjadi karena cara sikat gigi yang salah. Meski menyikat gigi sendiri memang baik untuk kesehatannya, namun cara yang salah memang dapat memicu kondisi gigi berlubang.

Dalam hal ini, cara salah yang dimaksud yaitu ketika anda menyikat gigi terlalu lama atau menyikatnya terlalu kencang. Pasalnya kebiasaan tersebut malah akan membuat lapisan gigi menjadi terkikis, sehingga risiko berlubang menjadi semakin tinggi. Jadi pastikan bahwa cara anda menyikat gigi sudah benar, dengan cara yang lembut dan waktu yang cukup.

  1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Minuman Bersoda

Selain masalah dalam menyikat gigi, terlalu banyak mengonsumsi minuman bersoda bisa membuat gigi anda menjadi mudah berlubang. Hal ini bisa terjadi lantaran minuman bersoda mengandung pemanis buatan dan juga soda. Dimana kandungan ini akan menurunkan pH dalam mulut yang membuat risiko gigi berlubang kian besar.

  1. Kebiasaan Mengunyah Es Batu

Banyak dari anda yang mungkin gemar mengunyah es batu. Meski seringkali dianggap sepele, ternyata mengunyah es batu ini bisa memperbesar risiko gigi berlubang. Pasien dentist Jakarta juga beberapa ditemukan mengalami kondisi tersebut. Pasalnya mengunyah es batu bisa membuat gigi menjadi retak dan jika dibiarkan terus menerus akan membuatnya semakin parah.

  1. Kurang Minum Air Putih

Minum air putih memiliki peran penting dalam menjaga gigi agar tidak berlubang. Karena dapat membantu produksi air liur, yang mana mengandung fosfat, fluoride, dan kalsium untuk mencegah rusaknya lapisan pada gigi. Jadi ketika mulut kering akibat kurang minum air putih, maka akan membuat anda kekurangan zat zat tersebut yang mengakibatkan gigi menjadi rentan.

Demi kebaikan gigi anda, maka sebaiknya kurangi kebiasaan kebiasaan buruk seperti di atas yang mampu memicu risiko gigi berlubang. Jika sudah mengalami gigi berlubang, maka segera konsultasi ke klinik gigi OMDC untuk mendapatkan penanganan. Karena jika terus dibiarkan, maka gigi berlubang akan menimbulkan berbagai masalah lainnya yang lebih parah.

Baca Juga : https://article.id/hal-yang-harus-dipersiapkan-sebelum-pasang-gigi-palsu-permanen/

 

Wisata

Mau ke Bali Lewat Darat Murah? Simak Infonya

Aktivitas vulkanik di Gunung Agung sejak Rabu pekan lalu membuat Bandara Internasional Gusti Ngurahrai memberlakukan sistem penutupan sementara. Beberapa jadwal penerbangan terpaksa dibatalkan untuk memastikan keselamatan penumpang.

Namun, bukan berarti mengunjungi Pulau Dewata itu sulit. Wisatawan yang ingin mengunjungi daerah aman seperti Bali selatan yang belum terkena wabah dapat terus mengunjungi Bali. Salah satunya menggunakan jalur darat. Berikut beberapa tips bepergian dari Jakarta ke Bali.

 

Tips Bepergian Dari Jakarta Ke Bali Ala AliaMaharani.com

liburan bali

1. Naik kereta

Kereta api merupakan alat transportasi terpopuler yang dipilih wisatawan untuk mengurangi waktu tempuh. Ada beberapa opsi kereta untuk naik. Setelah memilih Stasiun Banyuwangi sebagai tujuan akhir, Anda bisa memilih dua rute: Jakarta-Surabaya-Banyuwangi atau Jakarta-Yogyakarta-Banyuwangi.

Jika Anda bepergian dengan budget minim, sebaiknya pilih rute Jakarta-Surabaya-Banyuwangi, karena biayanya tidak terlalu tinggi. Jika Anda bepergian dengan kereta api murah, Anda hanya perlu merogoh kocek sekitar 160.000 rupiah di Banyuwangi.

Untuk melakukan ini, naik kereta Gaya Baru Malam dari Pasar Senen ke Stasiun Gubeng seharga 104.000 rupee. Kemudian bertemu di Stasiun Banyuwangi Baru seharga Rs 56.000.

Jika Anda ingin berkendara di Yogyakarta, Anda bisa naik kereta Progo yang berangkat pukul 22:40 dengan biaya Rs 140.000 ke Stasiun Lempuyangan. Kemudian naik kereta Shri Tanjung ke Banyuwangi dengan tarif 94 lakh.

Lihat Juga : Referensi Tempat Wisata di Alia Maharani

 

2. Naik Bus

Selain kereta, Anda juga bisa naik bus. Dengan bus dari Jakarta, Anda dapat melakukan perjalanan langsung ke tujuan Anda, yaitu Ketapang. Ongkosnya lebih mahal daripada ongkos kereta, yang biayanya sekitar 410 lakh. Anda bisa naik bus dari terminal Pulo Gebang dengan bus Pahala Kencana. Waktu tempuh ke Ketapang kurang lebih 22 jam 45 menit.

Jika Anda ingin naik bus langsung dari terminal Pulo Gadung ke terminal Mengwi di Bali, Anda bisa memilih dari berbagai jenis bus. Misalnya Lorena, Kramat Jati atau Tiara Mas. Harga tiket yang ditawarkan kurang lebih Rs 500.000.

Baca Juga : Tempat Wisata Bandung Selatan

 

3. Naik Feri

Saat memilih kereta atau bus ke Ketapang, satu-satunya cara menyeberangi selat dari Bali adalah dengan kapal feri. Kapal ini tersedia 24 jam sehari dan beroperasi 24 jam sehari.

Tarif untuk perorangan cukup murah, 6.500 rupee. Perjalanan menuju pelabuhan Gilimanuk memakan waktu sekitar 45 menit.

Baca Juga : Tempat Wisata Sentul Yang Lagi Hits

 

4. Naik Shuttle Bus ke Denpasar atau Mengwi.

Setibanya di pelabuhan Gilimanuk, ada banyak pilihan bus yang akan membawa Anda ke terminal Mengwi atau Ubung di utara Denpasar. Disarankan untuk memilih kendaraan dengan jok yang hampir penuh agar tidak macet dalam waktu yang lama. Waktu tempuh rata-rata adalah 3 sampai 4 jam. Biaya perjalanan dalam transportasi ini adalah Rs. Seribu.

Baca Juga : Lokasi Wisata Talaga Bodas Garut